Arsip untuk September, 2008

Bobby, narasi pedih pencarian ratu adil ala Amerika

Posted in Essay on September 27, 2008 by Ardyan M. Erlangga

Saya sadar bahwa setiap orang memiliki selera tersendiri dalam menentukan film seperti apakah yang dia gemari. Secara pribadi, saya sih sangat demen dengan tipe film kriminal, craper, con man, atau yang mengumbar kekerasan. Macam film bikinan si Quentin atau Fincher gitu. Tapi belakangan, setelah agak gede (fisik maksudnya, karena otak saya masihlah terbuai dengan mimpi rock n roll), saya mulai tertarik dengan jenis sinema yang memiliki plot ganda. Baca selebihnya »

Mari Belajar dengan Wes

Posted in Essay on September 5, 2008 by Ardyan M. Erlangga

Saya terlambat mengenal seorang Wes Anderson. Sutradara muda asal Amerika ini kenyang sanjung puji melalui pendekatan filmnya yang kental nuansa serupa sineas era nouvelle vague macam Jean-Luc Godard, dan François Truffaut.

Realisme kelompok sineas pembaharu Prancis tersebut diimplementasikan dalam hal teknis, semisal pemilihan angle, dan pergerakan kamera. Contoh paling mudah akan anda dapatkan di film Royal Tennenbaum, atau film paling anyarnya, The Darjeeling Limited. Banyak outdoor shot yang mengeksploitir suasana agar menimbulkan berbagai efek bagi penontonnya. Jangan pula dilupakan penggunaan kamera handeld untuk merekam close up raut muka karakternya yang seringkali ia gambarkan blo’on.
Baca selebihnya »